Mendadak Bulok

Sepertinya judul diatas merupakan plesetan dari lagu yang dinyanyikan oleh Titi Kamal Mendadak Dangdut. Eits tunggu dulu, dalam catatan kali ini sama sekali tidak akan meplesetkan lagu Isteri dari Kristian Sugiono itu ( ehm…ehm…bagi yang merasa mirip jangan tersinggung ya? ).
Baiklah kita lanjut kepada inti masalah. Dalam kondisi tertentu, bujang dapat diartikan sebagai single atau sendiri. Penyebabnya Bisa belum menikah atau sudah menikah tetapi tidak bisa hidup bersama-sama karena sesuatu hal misalnya pekerjaan. Bujang seperti ini dikenal dengan istilah bujangan lokal atau disingkat bulok.
Fenomena bulok memang tidak menggegerkan seperti demam facebook atau fatwa haram MUI terhadap pembelian BBM bersubsidi bagi orang kaya. Tetapi seiring dengan berkembangnya jaman dan tidak terbatasnya ruang dan waktu jumlah bulok akan terus meningkat.
Bagi yang sudah lama menjalani hidup sebagai bulok, tentunya sudah faham terhadap kondisi yang terjadi dan lama-lama menjadi terbiasa kemudian bisa mengakali bagaimana agar menjadi bulok juga bisa menyenangkan. Tetapi bagi yang pertama kali, menjadi bulok adalah hal yang paling menyiksa. Apalagi pas minggu-minggu pertama berpisah. Berikut beberap tips bagi bulok pemula agar dapat menjalani hari-hari dengan ceria dan menyenangkan ( untuk para senior bulok boleh menambahkan ya ? )
1. Perhatikan Lingkungan Sekitar
Sebagian besar para bulok merupakan pekerja yang mempunyai tempat dan rekan kerja yang tetap. Rekan kerja merupakan teman yang paling ampuh untuk mengusir kejenuhan dan kerinduan kepada pasangan kita. Rekan kerja bisa menjadi teman untuk sharing dan berbagi pengalaman hidup. Apalagi jika kebanyakan rekan kerja anda adalah para bulok yang sudah berpengalaman. Hal ini bisa dijadikan referensi untuk membuat bulok jadi menyenangakan.
2. Manfaatkan Waktu
Ketika anda menjadi bulok begitu banyak waktu luang yang anda dapatkan. Hal ini karena waktu khusus yang kita alokasikan untuk pasangan ketika bersama-sama praktis tidak digunakan. Oleh karena itu, manfaatkanlah waktu tersebut untuk berbuat sesuatu yang bermanfaat misalnya menulis, membaca, atau bahkan mencuci.
3. Memaksimalkan Teknologi
Bagi para bulok, pertemuan dengan keluarga merupakan hal yang sangat didambakan. Penggunaan teknologi seperti telepon, SMS, Video Call dan chatting dapat mengobati kerinduan kepada mereka. Maka pergunakanlah saluran-saluran tersebut untuk membuat bulok menjadi tidak begitu membosankan.

Demikianlah tiga tips bagi para bulok. Tentunya masih banyak cara lain yang sesuai dengan kebutuhan dan kebiasaan masing-masing. Akan tetapi pada intinya bahwa apapun kondisi kita pada saat ini jangan menjadi halangan untuk tidak produktif dan menelurkan karya-karya yang spektakuler

Selamat Hari Guru Nasional…..

“Terpujilah wahai engkau ibu bapak guru
Namamu akan selalu hidup dalam sanubariku
Semua baktimu akan ku ukir di dalam hatiku
….
Engkau patriot pahlawan bangsa….
Tanpa tanda jasa…”
Mungkin setiap orang mengenal lagu diatas. Lagu yang menggambarkan tentang jasa dan bakti dari Ibu dan Bapak guru. Tapi, tidak banyak yang tahu bahwa hari ini tanggal 25 November  adalah hari yang spesial bagi seluruh guru di Republik ini. Hari Jadi Guru Nasional.
Bagi setiap orang yang merasakan bangku sekolah, Guru pasti mendapat tempat tersendiri di benaknya. Melalui perantaraan mereka kita diperkenalkan kepada huruf-huruf, abjad, dan angka. Karena mereka juga  kita bisa membaca, menulis, dan berhitung. Mereka pemberi lentera dalam kegelapan. Tanpa mereka, saya saat ini tidak akan bisa menulis di blog ini.
Dengan jasa yang begitu besar, maka sudah selayaknya saya berterimakasih kepada Ibu Bapak guru yang telah memberikan cahaya kepada semua muridnya. Saya jadi teringat Bu Kokom. Beliau adalah guru TK saya. Dan juga Bu Enok Rukaedah Guru TK merangkap guru SD kelas 1 dan 2. Ketulusannya seperti ibu bagi kami semua. Beliau dengan rela memotong kuku saya dan teman-teman. Juga menyeka ingus kami dengan sapu tangan yang selalu beliau bawa. Sebagai murid SD kelas satu, tentunya kami masih manja dan pemalu. Ketika ada teman yang buang air kecil di celana, dengan sabar ibu mengganti celana teman saya itu dan menasehatinya dengan penuh ketulusan. Tidak ada rasa benci sama sekali. Bagi kami, beliau bukan hanya guru tapi ibu.
Dengan segenap kerendahan hati, Saya mengucapkan Selamat Hari Guru Nasional. Terimakasih ibu dan bapak guru. Semua jasamu akan selalu dikenang. Hanya Tuhan Yang Maha Kuasa yang dapat membalas semua jasa-jasamu.

Menulis Itu Kompleks

Habiburrahman El-Shirazy, penulis buku fenomenal Ayat-Ayat Cinta menyatakan bahwa kegemarannya dalam menulis telah memberikan kenikmatan terhadap jiwanya. Dengan menulis dia dapat menciptakan perasaan sendiri. Bersemangat, bahagia, sedih, haru, tergetar dan lain sebagainya. Setidaknya itu yang dituliskan beliau dalam pengantar novelet Dalam Mihrab Cinta. Setelah direnungkan sejenak ternyata benar juga apa yang dikatakan penulis lulusan Al Azhar ini. Seorang penulis adalah raja dalam tulisannya dan berkuasa atas semua elemen yang menyusun tulisan yang dibuatnya. Semua yang dituangkan oleh penulis dalam tulisan pada akhirnya adalah untuk memberikan kesenangan terhadap jiwa seorang penulis.

Bagi saya, menulis bukan hanya sekedar merangkai kata kata atau sekedar menggoreskan tinta di kertas atau menggerakan jari di keyboard komputer tetapi memiliki arti yang lebih kompleks. Jujur saya katakan bahwa sebelumnya saya tidak merasa  mempunyai bakat dalam bidang menulis juga tidak pernah mencoba untuk menemukan bakat menulis ini dalam diri saya. Sampai akhirnya ada sebuah moment yang menyadarkan saya bahwa menulis mempunyai proporsi sepuluh persen teori dan sisanya adalah praktek. Artinya adalah bahwa setiap orang mempunyai talenta untuk menulis. Keinginan untuk mengasah talenta itulah yang akan membedakan penulis hebat dengan penulis biasa-biasa saja.

Beberapa hari yang lalu di kantor tempat saya bekerja diadakan lomba menulis esai. Saya mencoba untuk berpartisipasi dalam perlombaan itu. Temanya adalah menggambarkan kondisi instansi tempat saya bekerja di masa yang akan datang. Lomba ini diikuti oleh seluruh pegawai  di instasi tempat saya bekerja. Beberapa hari setelah pengumuman lomba itu digelar, saya mulai berfikir banyak hal tentang tulisan yang akan saya buat. Tetapi semuanya masih gelap. Belum ada gambaran sedikitpun. Keraguan sempat meliputi saya selama proses penulisan ini. Saya merasa tidak percaya diri. Selain karena tidak menemukan ide yang pas untuk dibuat tulisan, bayangan tentang hebatnya tulisan orang lain yang lebih pakar menciutkan nyali saya dalam memulai tulisan esai ini.

Dengan konsep seadanya saya mencoba memulai menulis esai. Karena tidak adanya konsep yang jelas itu, maka tulisan saya menjadi tidak terarah dan cenderung biasa-biasa saja. Saya berfikir untuk menentukan konsep yang jelas dan menarik perhatian. Seharusnya tugas saya sebagai peserta lebih ringan karena tema telah ditentukan panitia. Dengan tema menggambarkan kondisi masa depan maka tulisan yang dibuat bersifat future . Setelah berdialog dengan beberapa orang teman akhirnya saya menemukan konsep tentang tulisan yang akan saya buat. Proses ini memakan waktu yang lumayan lama. Tanpa terasa saya telah menghabiskan tenggang waktu yang diberikan panitia  hanya untuk menemukan konsep saja. Wah betapa lambatnya saya he he… sisa waktu yang diberikan tinggal  4 hari lagi. Dengan dibantu oleh istri yang selalu setia menemani, saya mulai mencari bahan-bahan referensi. Saya fikir akan dengan mudah membuat tulisan dengan konsep yang sudah dibuat. Ternyata tidak. Kira-kira jam 11 malam, saya telah merampungkan tulisan esai . Setelah dibaca, ternyata masih tetap biasa-biasa saja. Tidak ada point of interest dalam esai saya ini. Wah gawat… Terpaksa penulisan diulangi dari awal untuk memotong ide sebelumnya yang kurang menggigit he he…. Tulisan kedua selesai tepat jam 1 malam. Saya sudah tidak sanggup untuk mereviewnya lagi dan terpaksa dilanjutkan keesokan harinya.

Malam harinya dimulai dengan berdoa semoga tulisan saya dapat selesai malam ini karena tenggang waktu sudah hampir habis, Saya mulai mereview tulisan yang dibuat malam sebelumnya. Harapan terbesar adalah mendapatkan tulisan yang memiliki point of interest dan menggigit he… he… dan ternyata itu tidak di dapatkan dari tulisan yang kedua ini. Dengan terpaksa saya harus mengulangi lagi tulisan yang ketiga dan harus berhasil. Waktu sudah menunjukkan pukul setengah sepuluh malam. Mulailah saya memikirkan ulang konsep yang telah dibuat. Ternyata ada beberapa bagian yang harus diubah. Tulisan ketiga selesai jam 12 malam. Dan akhirnya setelah direview saya mendapatkan tulisan yang saya inginkan. Keesokan harinya, dengan diliputi oleh keraguan saya mengirimkan esai melalui e-mail yang diumumkan panitia. Dengan ucapan basmalah dan menyerahkan segala sesuatunya kepada Alloh SWT esai telah dikirmkan. Setelah dikirmkan, hati saya tenang. Usaha sudah dijalani, berdoa juga sudah dipanjatkan. tinggal menunggu keajaiban saja dan menyerahkan kepada Yang Maha Esa.

Jumat sore, saya menerima telepon dari kantor pusat yang memberitahukan bahwa saya masuk sebagai tiga nominator kategori penulisan esai dan diundang untuk menghadiri acara Awarding Moment yang dilaksanakan di Jakarta. Walaupun belum tahu juara ke berapa tetapi saya sudah sangat senang. Saya bisa pulang kampung lagi dan bertemu dengan keluarga.

Acara Awarding Moment dilaksanakan pada hari Rabu malam dengan agenda acara pembukaan Rapat Pimpinan oleh Menteri Keuangan dan penganugerahan terhadap kantor yang berprestasi, pelepasan pejabat yang akan memasuki masa purna bakti, dan penghargaan terhadap pemenang Kompetisi Kompetensi dari bebagai lomba diantaranya Penulisan esai, Fotografi, dan Cepat tepat. Acara itu dihadiri  oleh Menteri Keuangan, Direktur Jenderal, seluruh pejabat teras di Instansi tempat saya bekerja, seluruh Kepala Kantor Wilayah, dan seluruh Kepala Kantor.

Tibalah saatnya pengumuman pemenang lomba esai yang saya ikuti. Saya jadi deg-degan… Pembaca nominator mulai membacakan ketiga nama yang masuk dalam kategori ini dan saya termasuk didalamnya. Jantung saya semakin gak karuan… Dan semakin menjadi setelah diumumkan bahwa saya sebagai pemenang lomba penulisan esai untuk tahun ini. Saya tidak percaya. Alhamdulillah segala puji hanya milik Alloh SWT yang telah memberikan keajabian ini kepada saya.

Itulah maksud tulisan memiliki arti yang kompleks. Dengan tulisan saya bisa pulang kampung dan bertemu orang-orang yang saya cintai, dengan tulisan saya bisa bertemu dengan teman-teman lama, dengan tulisan saya bisa bertemu dengan Menteri Keuangan dan pak Direktur Jenderal yang sebelumnya tidak pernah saya bayangkan. Terimakasih untuk semua pihak atas dukungan dan dorongan semangat sehingga saya dapat memberanikan diri membuat tulisan esai ini dan berhasil. Terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Kang Deni Solehudin yang telah membuka fikiran saya untuk menemukan konsep penulisan esai ini dan khusus kepada Istri Ratih Triastuti terimakasih atas curahan perhatian dan cinta yang diberikan selama ini I love you……

 

http://www.perbendaharaan.go.id/new/?pilih=news&aksi=lihat&id=2496

Migrasi Ke Ubuntu 10.04

Sebenanrnya hasrat untuk mencoba sistem operasi selain Windows sudah ada sejak beberapa tahun lalu tepatnya tahun 2006. Saat itu perhatian tertuju pada Linux. Saya mencoba distro PC Linux OS waktu itu. Karena hanya ingin mencoba maka cukup dengan live cd saja. Sejak saat itu, keinginan untuk mencoba distro yang lain tertunda sekian lama. Sampai akhrinya minggu kemarin pak Triyanto meminjamkan saya cd installasi ubuntu versi terbaru 10.04 lucid lynx. wah saya patut berterimakasih atas kebaikan beliau (terimakasih ya pak :) ).

Ubuntu merupakan salah satu distribusi linux yang berbasiskan pada Debian. Menurut sejarahnya, Ubuntu diambil dari nama sebuah konsep di Afrika Selatan yang berarti rasa kemanusiaan terhadap sesama. Ubuntu juga mempunyai arti  ”aku adalah aku karena keberadaan kita semua”.  Tujuan dari ubuntu adalah membawa makna kata ubuntu ke dalam dunia teknologi.

Karena sifatnya yang open source, maka distro ubuntu mempunyai beberapa varian yang mempunyai kelebihan dan kekurangan masing-masing. berikut adalah beberapa varian dari ubuntu

1. Linux Mint

2. Kubuntu

3. Edubuntu

4. CrunchBang

5. Super Ubuntu dll

Sebagai seorang pemula di dunia perlinuxan, saya sempat bingung juga memang dengan begitu banyaknya varian dari ubuntu ini. Tapi kebingungan itu terjawab setelah mencoba Ubuntu versi 10.04 ini.Proses installasi nya sangat mudah bahkan bisa booting langsung dari windows. Disana ada pilihan untuk mencoba dengan cara live cd. selanjutnya tinggal klik-klik saja. mudah seperti menginstall winamp atau aplikasi lainnya.

Splash screen dari ubuntu 10.04

Ketika pertama kali melihat splash screen dari ubuntu ini, saya merasakan pengalaman yang berbeda. merasa menemukan dunia yang hilang ( hahaha berlebihan sekali ya? ). Masuk ke screen utama, kesan sederhana sangat kental dengan ubuntu ini. dipojok kiri ada menu applications, places, system, dan jump ke mozilla firefox sebagai browser default tidak ketinggalan juga ada menu help. di pojok kanan ada menu untuk shut down dan restart, tanggal serta indikator baterai, volume dan indicator aplets.

Screenshot ubuntu 10.04

Masalah pertama yang saya hadapi adalah tidak bisa memutar file mp3 dengan rhythmbox sebagai media player bawaannya. usut punya usut ternyata memang rhytembox ini tidak bisa memutar file mp3 karena alasan privasi dan bajakan. wah repot juga saya fikir. tapi setelah di update codecnya tidak ada masalah. cara lain adalah dengan menginstall audacious. Audacious ini mirip seperti winamp di windows. Cara untuk menginstall Audacious akan dijelaskan lain kali saja ya? atau browsing di internet juga banyak.

Itulah sekelumit pengalaman saya yang seorang pemula dalam menggunakan linux ini. Bagi yang belum mencoba silahkan mencoba karena pengalaman berubuntu ria memang sangat menyenangkan. kita bisa mengeksplorasi dan memecahkan masalah yang ditemui. Oh iya satu lagi. Desktopnya bisa dijadikan kubus berbentuk tiga dimensi menggunakan compiz. Untuk memperluas wawasan tentang ubuntu saya sarankan untuk mengikuti forum-forum pengguna ubuntu. mulai dari komunitas indonesia di www.ubuntu-indonesia.com sampai forum yang berskala internasional. disana kita bisa bertukar informasi mengenai ubuntu secara lebih lanjut. dan akan banyak orang yang mau menolong dengan sukarela atas permasalahan yang dihadapi mengenai os ini. so jangan takut untuk bermigrasi ke linux dengan distro ubuntu dan selamat menyelami dunia baru. :D .

Efek 3 dimensi menggunakan compiz

disarikan dari berbagai sumber.

 

 

Facebook oh Facebook

Pada hari ini Selasa tanggal 21 September 2010 saya telah mencoba untuk menutup akun facebook yang telah digunakan akhir-akhir ini. Keputusan ini diambil secara singkat dan spontan. Lebih karena efek psikologis saja sebenarnya. Selama ini saya telah sedikit ketergantungan dengan situs jejaring sosial ini. Tetapi, dibalik ketergantungan ini saya merasakan kebosanan dan kejenuhan. mungkin ini yang disebut hukum Gossen ya ?.

Pada awal kemunculannya situs jejaring sosial ini sangat fenomenal. Dibandingkan Friendster, Facebook mempunyai coverage yang lebih luas. Itu sebabnya berbondong-bondong orang dari berbagai segmen  membuat akun ini setiap harinya. Saya sendiri baru-baru saja membuat akun facebook ini ketika hampir semua orang di kantor telah memilikinya. Agak terlambat memang tapi saya syukuri :) . Bagi saya, Facebook juga mempunyai manfaat yang tidak sedikit. Bagaimana saya bisa mengetahui bahwa teman lama yang sudah puluhan tahun telah menikah dan punya satu anak. atau saya bisa mengirim pesan melalui wall ke istri saya di rumah disaat pulsa handphone sekarat. atau saya bisa bertemu sahabat SMA yang baik, atau mengetahui kondisi tanah kelahiran dari teman sekampung yang mempunyai akun fb. atau saya bisa memperpanjang silaturahmi melalui fasilitas chatting. karena berbagai alasan itu saya tidak menutup total akun fb saya. mungkin saya akan mencari fasilitas lain untuk mendapatkan manfaat yang diberikan oleh facebook diatas. Wallahualam

IDUL FITRI 1431 H

Kepada Semua Teman-teman dan kerabat, saya dan keluarga mengucapkan

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1431 H

MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

SAMARINDA, 16 September 2010

Vina Eriyandi & Ratih Triastuti

Selamat Menempuh Studi

Hari ini Jum’at tanggal 19 Agustus 2010 diadakan pelepasan teman yang akan melanjutkan studi ke ITS Surabaya. Miftah Nasution dan Muhammad Jihad dua dari sekian banyak teman yang telah berhasil mendapat beasiswa Ditjen Perbendaharaan tahun 2010. selamat menempuh studi teman-teman semoga mendapat ilmu yang bermanfaat dan berkah sehingga dapat diimplementasikan untuk kemajuan organisasi ini kelak.

Jangan Biarkan Ramadhan Menangis

Tidak terasa kita telah disampaikan kembali kepada bulan yang Mulia Ramadhan Mubarak. Sudah 7 hari berlalu dan suasana khasnya mulai terasa. Mesjid-mesjid dipenuhi oleh jamaah laki-laki dan perempuan, anak-anak dan dewasa. Lantunan ayat suci Alquran menjadi sangat familiar di telinga. Di mesjid-mesjid, rumah, bahkan di kantor. suaranya seolah bergema mengisi ruang alam jagat raya. Bagi saya ini adalah Ramadhan ke empat di perantauan dan pertama sesudah menikah. Ada suasana berbeda yang dirasakan terutama saat menjelang berbuka puasa dan sahur. Jika dahulu sebelum menikah saya terpaksa harus membeli makanan untuk berbuka dan sahur, setelah menikah hal ini jarang saya lakukan. Cukup makan masakan istri di rumah saja. Lebih enak makanan istri dari pada makanan dari warung :) .

Kita tidak tahu apakah Ramadhan ini merupakan Ramadhan terakhir. Oleh karena itu, sudah sepantasnya kita memanfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya. Mendulang pahala, mengumpulkan amal yang sebanyak-banyaknya. Saya terketuk dengan tulisan halimah di kolom oase iman eramuslim.com. Intinya bahwa sudah jauh-jauh hari sebelum Ramadhan kita telah merencanakan untuk memakai apa nanti saat lebaran, atau lebaran nanti mau makan apa, atau lebaran nanti mau di rumah siapa. tetapi kita lupa untuk merencanakan kegiatan untuk mengisi waktu-waktu yang berharga di bulan Ramadhan. Apakah kita akan menamatkan Al Quran berapa kali dalam bulan ini, atau kita mempunyai target untuk menjaga shalat berjamaah selama satu bulan penuh. atau kita akan mengisi i’tikaf di mesjid mana nanti pada saat sepuluh hari terakhir.Kita kadang lupa. Jangan sampai Ramadhan menangis karena kita mengabaikannya. Bulan yang mulia tidak ada artinya jika kita hanya menjalaninya dengan perhatian yang biasa saja. tidak spesial. Semoga kita diberi kekuatan untuk melaksanakan semua amalan-amalan yang bermanfaat di bulan Ramadhan ini, amiiin

Bumi Etam Kalimantan Timur

hari ke delapan di bulan Ramadhan

gambar diambil dari : mediaislam.myblogrepublika.com

Ketika Video Tenggelam oleh Piala Dunia 2010

Piala Dunia 2010 baru saja digelar. Bagi anda penggemar atau penggila bola, satu bulan kedepan akan di suguhkan oleh pertandingan sepak bola 2 kali sehari bahkan 3 kali sehari  ( kaya minum obat aja ya…? :) ). Kemeriahan Piala Dunia sedikit menenggelamkan kasus video porno “mirip” artis Ariel dengan Luna Maya dan Cut Tari yang sangat menghebohkan itu. ( huh…. sangat lelah rasanya bertanya-tanya siapa sebenarnya yang ada di video itu..). Bayangkan dari orang dewasa yang memang sudah bisa membedakan mana yang baik dan mana yang benar, remaja yang baru akil balig sampai ke anak-anak yang baru masuk SD ramai-ramai mendownload dan menyebar dengan cepat menggunakan bluetooth. Polisi baru sebatas menyelidiki siapa yang menguploadnya untuk pertama kali. Diduga video itu di upload pertama kali dari Bandung.

Eh kok jadi ke Video Ariel sih ? saya kan mau menceritakan tentang Piala Dunia ya. Baiklah kita mulai.

Piala Dunia 2010 ini merupakan penyelenggaraan yang ke sembilan belas dari Piala Dunia FIFA. Diselenggarakan untuk pertama kali di benua Afrika tepatnya di Afrika Selatan. Resmi dibuka pada tanggal 11 Juni 2010 kemarin berarti sudah hampir satu minggu digelar. Sampai hari ini baru Argentina yang telah memastikan tempat di babak selanjutnya setelah tadi malam mengalahkan Korea Selatan dengan skor 4-1. Sementara Perancis terseok-seok di babak penyisihan ini setelah kalah 0-2 dari Meksiko di stadion Peter Mokaba Polokwane. Berbeda sekali dengan tim Perancis di Piala Dunia 2006 dan 1998 yang masih sangat di perhitungkan di kancah internasional. Perancis sepertinya kehilangan taji sebagai tim yang pernah menjuarai Piala Dunia 1998. Materi pemain yang jauh berbeda serta pelatih yang kurang cermat dalam meracik strategi dijadikan tudingan para fansnya.

Jika diperhatikan, Piala Dunia kali ini tergolong miskin gol. Dari pertandingan yang telah digelar hanya Jerman dan Argentina yang menghasilkan gol lebih banyak dibandingkan dengan tim lainnya.Banyak kalangan menilai bahwa ini diakibatkan oleh bola Jabulani. tapi menurut saya bola itu sudah lama diperkenalkan oleh Adidas sebagai produsen bola ini.

Masih banyak pertandingan yang akan disuguhkan oleh tim-tim terpilih. Ada Brazil dengan sepakbola sambanya, atau Inggris dengan sepak bola menyerang atau Belanda yang mengusung total football. Siapa yang akan menjadi kampiun di Piala Dunia kali ini…? kita lihat saja nanti. Tidak untuk spekulasi bahkan judi. Itu sangat diharamkan. just enjoy and see…hanya sebatas hiburan.So selamat menikmati Piala Dunia 2010 dari Afrika Selatan….

Referensi gambar dan tulisan www.id.wikipedia.org

Terkesan dengan pelayanan Samsat Samarinda

Karena  sudah telat 2 bulan belum membayar pajak tahunan kendaraan bermotor, hari Sabtu kemarin saya menyempatkan diri untuk membayar pajak tersebut. Jam 9 pagi saya berangkat dari rumah menuju ke kantor Samsat Samarinda yang letaknya tidak jauh dari rumah. Hanya butuh 5 menit saja menggunakan kendaraan bermotor. Sesampainya di sana keadaan masih lenggang. Kantornya lumayan bagus,luas dan tertata rapi. Interiornya didesain untuk kantor pelayanan dengan meja memanjang seperti di bank. Karena ini untuk pertama kali mengurus pajak tahunan maka saya merasa perlu untuk bertanya kepada petugas customer service. Setelah dapat informasi untuk mengurus pajak tahunan saya segera menghampiri petugas verifikasi sekitar jam 9.20 wita. Saya kira harus mengisi formulir dulu tetapi ternyata tidak hanya diminta fotokopi KTP dan ditunjukkan KTP aslinya. Setelah itu petugas verifikator memberi nomor antrian untuk membayar pajak. Saya kebagian nomor antrian ke 26 sementara di papan antrian baru sampai nomor antrian ke 15 wah tinggal 11 orang lagi masih lama. Ketika menunggu panggilan, saya duduk di samping bapak yang wajahnya keliatan baik. Dengan senang hati si bapak mempersilahkan saya untuk duduk di sampingnya. Tak lama setelah itu si bapak ngajak ngobrol beginilah kira-kira obrolan saya (S) sama si bapak (b) :

B : “mau ngurus apa mas ?”

S: “ ngurus pajak pak, yang tahunan.Kalau bapak?”

B: “oh. Saya pajak yang lima tahun.Sekarang makin mudah mas gak seperti dulu”

S: “ oh gitu pak”

B:”iya mas kalau dulu harus ngisi-ngisi formulir segala macem. Sekarang gak perlu lagi.Tadi mas ngisi formulir gak?

S:”enggak pak”

B: “iya memang enggak. Seandainya seluruh kantor pemerintahan melayani seperti ini mungkin masyarakat akan senang”

S:”iya ya pak”

B:”harapan saya begitu mas semua kantor pemerintahan yang melayani hal-hal yang vital bagi masyarakat dipermudah lah dan dijadikan satu atap seperti ini”.

Setelah itu obrolan kami terhenti karena si bapak sudah dipanggil untuk menuju loket pembayaran. Saya jadi berfikir benar juga kata si bapak. Memang sudah seharusnya aparat pemerintah untuk melayani rakyatnya dengan baik. Saya jadi ingat tentang reformasi birokrasi yang sekarang sedang dijalankan oleh beberapa kementerian termasuk Kementerian Keuangan. Selang beberapa menit nomor antrian saya dipanggil. Saya segera menghampiri loket yang telah disebutkan. Petugas loket menyebutkan jumlah yang harus saya bayar,setelah selesai membayar petugas tadi mempersilahkan saya untuk menuju ke loket sebelah untuk pengambilan STNK yang telah di bayar pajaknya. Wah ternyata cepat juga ya… setelah saya hitung-hitung tidak sampai 1 jam proses pembayaran pajak sudah selesai. Terimakasih kepada Samsat Samarinda yang telah melayani dengan baik. Semoga unit pelayanan satu atap lainnya dapat segera diwujudkan. Untuk pengurusan akta kelahiran misalnya atau untuk pengurusan KTP.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.